Pemkot Cilegon Sidak SPBU, Pastikan Takaran BBM Akurat Jelang Mudik Idulfitri
CILEGON, Blitz.com — Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Cilegon, Jumat (6/3/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan keakuratan takaran Bahan Bakar Minyak (BBM) sekaligus memberikan perlindungan kepada konsumen menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode mudik Idulfitri.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Cilegon, Didin S. Maulana, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun menjelang musim mudik.
Menurut dia, sidak dilakukan untuk memastikan pelayanan SPBU kepada masyarakat berjalan sesuai dengan ketentuan, khususnya terkait akurasi takaran BBM.
“Ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun untuk menjamin keakuratan takaran BBM yang diterima masyarakat, terutama menjelang masa mudik Idulfitri,” ujar Didin.
Dari hasil pemeriksaan sementara, takaran BBM di sejumlah SPBU yang diperiksa masih sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Didin menyebutkan, tim pengawas telah melakukan pengujian beberapa kali untuk memastikan akurasi takaran BBM.
“Sudah dilakukan pengecekan tiga kali sampel, dan hasilnya ukuran masih sesuai dengan ketentuan,” katanya.
Ia menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam melindungi hak konsumen. Apabila ditemukan pelanggaran, pemerintah akan memberikan sanksi tegas kepada pengelola SPBU.
“Sanksi bisa berupa administrasi hingga penutupan apabila terbukti ada pelanggaran,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Metrologi Legal Disperindag Kota Cilegon, Hadi Permana, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan di 14 titik SPBU yang tersebar di Kota Cilegon.
Ke-14 SPBU tersebut terdiri dari 13 SPBU milik Pertamina dan satu SPBU milik Shell.
“Tim pemeriksa berjumlah 10 personel yang dibagi menjadi dua kelompok untuk melakukan pengujian menggunakan bejana ukur standar berkapasitas 20 liter,” ujar Hadi.
Ia menambahkan, dari hasil pemantauan di beberapa lokasi seperti di wilayah Cibeber dan Sukmajaya, takaran BBM masih berada dalam batas toleransi yang ditetapkan dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Selain itu, ketersediaan stok BBM di wilayah Kota Cilegon juga dipastikan dalam kondisi aman.
“Stok BBM diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga sekitar 20 hari ke depan, dengan harga yang terpantau stabil,” kata dia.
Melalui kegiatan sidak ini, Pemerintah Kota Cilegon berharap masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang adil dan transparan dalam pembelian BBM, khususnya menjelang periode mudik Idulfitri yang biasanya diiringi dengan peningkatan konsumsi bahan bakar.
[ Sob/Red* ]
#Cilegon #SidakSPBU #BBMAkurat #DisperindagCilegon #MudikLebaran #PerlindunganKonsumen #InfoCilegon #BeritaCilegon #BBMAman #PemkotCilegon
